Thursday, April 17, 2014

Contoh Surat Undangan Lomba HUT RI di Sekolah

Contoh surat undangan lomba HUT RI - Meski surat undangan memiliki berbagai macam jenis tetapi semoga contoh surat undangan lomba kali ini dapat menjadi bahan belajar dalam menyusun surat undangan khususnya yang berkaitan dengan perayaan hari ulang tahun kemerdekaan RI 17 Agustus yaitu pengadaan lomba.

Undangan lomba HUT RI ini dibuat dari pihak penyelenggara kepada pihak-pihak yang akan diundang untuk berpartisipasi. Karena ini perayaan di sekolah maka surat undangan ini dikirim oleh panitia lomba kepada para siswa sekolah tersebut baik itu secara individu maupun secara perwakilan per kelas.

Informasi dalam undangan lomba tujuh belasan ini yaitu yang pertama adalah kop surat, tanggal surat, penerima dan pernyataan undangan yang lengkap dengan informasi hari dan tanggal serta tempat lomba. Pada bagian akhir di tutup dengan tanda tangan penanggung jawab yaitu ketua panitia.

Ingin tahu bagaimana susunan dalam surat ini, contoh surat undangannya dapat dilihat berikut ini. Silahkan gunakan sebagai draft kasar dalam penyusunan undangan yang sedang dilakukan.



Contoh Surat Undangan Lomba


PANITIA PERINGATAN HARI KEMERDEKAAN RI
SD NEGERI 02 TEMPATMU
KECAMATAN KUMPULAN TUGAS SEKOLAH
Jalan Raya Pemuda No. 409 Google, 3356214 Telp. (007) 6578954
=============================================================


25 Agustus 2013
Nomor             : 102/SD/VIII/13
Sifat                 : Penting
Lampiran          : -
Perihal              : Undangan Lomba Memperingati Hari Kemerdekaan RI


Yth Ketua Kelas IV, V, dan VI
Di
Tempat

Dengan hormat,
Sehubungan dengan akan diadakannya Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI, maka kami mengundang siswa siswi kelas IV, V dan VI untuk mengikuti lomba membaca Teks Proklamasi.
Diharapkan ketua kelas IV, V dan VI untuk menyiapkan peserta lomba yang akan dilaksanakan pada:

Hari                  : Senin
Tanggal            : 2 September 2013
Waktu              : 08.00 WIB sampai selesai
Tempat : Aula SDN 2 

Demikian surat pemberitahuan ini kami sampaikan. Atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih.
Kepala Sekolah


Desti Kurniawati
Tembusan:
  1. Camat 
  2. Kepala Kampung 
  3. Ketua RT / RW



Contoh surat undangan lomba HUT RI sekolah tersebut tentunya dapat kita gunakan sebagai bahan referensi dalam menulis surat undangan untuk lomba yang sejenis. Kita dapat merubah isi dari contoh tersebut untuk mendapatkan surat undangan serupa yang kita butuhkan. 

Singkat saja penjelasan kami, semoga dengan bertambahnya satu lagi contoh surat yang diberikan maka referensi surat kita akan semakin lengkap, banyak dan ter update. Terima kasih dan sampai bertemu pada contoh surat undangan selanjutnya.
Selengkapnya... Contoh Surat Undangan Lomba HUT RI di Sekolah

Mengenal Pengertian, Hukum, Kurva dan Teori Permintaan

Pengertian, Hukum, Kurva dan Teori Permintaan - Tugas sekolahku kali ini akan belajar mengenai teori permintaan pasar. Disini akan kita kupas secara lengkap mulai dari pengertian istilah "permintaan" sampai kepada berbagai teori permintaan. Informasi lengkap mengenai Pengertian, Hukum, Kurva dan Teori Permintaan tersebut akan diuraikan secara detail berikut ini.

1. Pengertian
Permintaan adalah keinginan konsumen membeli suatu barang pada berbagai tingkat harga selama periode waktu tertentu. Singkatnya permintaan adalah banyaknya jumlah barang yang diminta pada suatu pasar tertentu dengan tingkat harga tertentu pada tingkat pendapatan tertentu dan dalam periode tertentu.

Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan:
  1. Harga barang itu sendiri; Jika harga suatu barang semakin murah, maka permintaan terhadap barang itu bertambah.
  2. Harga barang lain yang terkait; Berpengaruh apabila terdapat 2 barang yang saling terkait yang keterkaitannya dapat bersifat subtitusi (pengganti) dan bersifat komplemen (penggenap).
  3. Tingkat pendapatan perkapita; Dapat mencerminkan daya beli. Makin tinggi tingkat pendapatan, daya beli makin kuat, sehingga permintaan terhadap suatu barang meningkat.
  4. Selera atau kebiasaan; Tinggi rendahnya suatu permintaan ditentukan oleh selera atau kebiasaan dari pola hidup suatu masyarakat.
  5. Jumlah penduduk; Semakin banyak jumlah penduduk yang mempunyai selera atau kebiasaan akan kebutuhan barang tertentu, maka semakin besar permintaan terhadap barang tersebut.
  6. Perkiraan harga di masa mendatang; Bila kita memperkirakan bahwa harga suatu barang akan naik, adalah lebih baik membeli barang tersebut sekarang, sehingga mendorong orang untuk membeli lebih banyak saat ini guna menghemat belanja di masa depan.
  7. Distribusi pendapatan; Tingkat pendapatan perkapita bisa memberikan kesimpulan yang salah bila distribusi pendapatan buruk. Jika distribusi pendapatan buruk, berarti daya beli secara umum melemah, sehingga permintaan terhadap suatu barang menurun.
  8. Usaha-usaha produsen meningkatkan penjualan; Bujukan para penjual untuk membeli barang besar sekali peranannya dalam mempengaruhi masyarakat. Usaha-usaha promosi kepada pembeli sering mendorong orang untuk membeli banyak daripada biasanya.

Setelah kita mengenal apa yang dimaksud dengan permintaan sekarang kita lanjut ke bagian kedua dari materi Pengertian, Hukum, Kurva dan Teori Permintaan tersebut yaitu mengenai hukum permintaan. Berikut penjelasan selengkapnya.

2. Hukum Permintaan
Hukum permintaan pada hakikatnya merupakan suatu hipotesis yang menyatakan :
“Hubungan antara barang yang diminta dengan harga barang tersebut dimana hubungan berbanding terbalik yaitu ketika harga meningkat atau naik maka jumlah barang yang diminta akan menurun dan sebaliknya apabila harga turun jumlah barang meningkat.”

3. Kurva Permintaan
Kurva Permintaan dapat didefinisikan sebagai :
“Suatu kurva yang menggambarkan sifat hubungan antara harga suatu barang tertentu dengan jumlah barang tersebut yang diminta para pembeli.” 
Kurva permintaan berbagai jenis barang pada umumnya menurun dari kiri ke kanan bawah. Kurva yang demikian disebabkan oleh sifat hubungan antara harga dan jumlah yang diminta yang mempunyai sifat hubungan terbalik.
Pengertian, Hukum, Kurva dan Teori Permintaan

4. Teori Permintaan
Dapat dinyatakan :
“Perbandingan lurus antara permintaan terhadap harganya yaitu apabila permintaan naik, maka harga relatif akan naik, sebaliknya bila permintaan turun, maka harga relatif akan turun.”

Faktor-faktor yang dapat menggeser kurva permintaan

a. Faktor harga
Perubahan sepanjang kurva permintaan berlaku apabila harga barang yang diminta menjadi makin tinggi atau makin menurun.
Pengertian, Hukum, Kurva dan Teori Permintaan

b. Faktor bukan harga
Kurva permintaan kan bergerak keka Perubahan sepanjang kurva permintaan berlaku apabila harga barang yang diminta menjadi makin tinggi atau makin menurun.nan atau kekiri apabila terdapat perubahan-perubahan terhadap permintaan yang ditimbulkan oleh factor-faktor bukan harga, sekiranya harga barang lain, pendapatan para pembeli dan berbagai faktor bukan harga lainnya mengalami perubahan, maka perubahan itu akan menyebabkan kurva permintaan akan pindah ke kanan atau ke kiri.
Pengertian, Hukum, Kurva dan Teori Permintaan


Setidaknya sekarang kita tidak akan bingung lagi dan telah memiliki gambaran meski hanya sedikit mengenai Pengertian, Hukum, Kurva dan Teori Permintaan di atas. Mudah-mudahan bisa menambah wawasan kita semua.

Tekan tombol bagikan di facebook dan twitter rekan semua agar besok kita bisa bertemu lagi dengan berbagai ringkasan materi yang rekan butuhkan. Dengan membagikan artikel ini di FB berarti rekan semua mendukung pengadaan referensi gratis oleh kumpulan tugas sekolahku ini sebagai salah satu referensi belajar kita semua. Terima kasih, selamat melanjutkan.

Referensi:
Rahardja, Manurung. Pengantar Ilmu Ekonomi(Microekonomi dan macroekonomi) edisi revisi. Jakarta: FEUI
http://rendy-ramon.blogspot.com/2010/03/hukum-permintaan-dan-penawaran.html
http://ekonomi-ucy.blogspot.com/2009/12/permintaan-dan-penawaran.html
http://dokterbudi.com
http://riyandari.blogspot.com/2010/05/pengertian-hukum-kurva-dan-teori.html
Selengkapnya... Mengenal Pengertian, Hukum, Kurva dan Teori Permintaan

Wednesday, April 16, 2014

Rangkuman Materi tentang Kerajaan Tarumanagara

Kerajaan Tarumanagara - Ini merupakan rangkuman materi untuk pelajaran sejarah yang membahas mengenai Kerajaan Tarumanegara. Yang membutuhkan, seperti rekan pelajar dapat mempelajari selengkapnya mengenai letak, raja dan peninggalan kerajaan Tarumanegara pada rangkuman berikut. Dengan mempelajari tentang sejarah kerajaan ini diharapkan kita akan lebih mengenal lagi tentang bangsa tercinta dan juga dapat menumbuhkan kecintaan dan jiwa patriotisme yang ada dalam diri kita. 

Letak Geografis Kerajaan Tarumanegara, secara geografis kerajaan ini terletak di lereng gunung salak, Gede, Pangrango yang mempunyai rata-rata ketinggian diatas 200mdpl. Hal tersebut menyebabkan tanah yang dipakai subur. 

Selain itu letak Negara ini berada di tiga jalur sungai yang berhulu di tiga pegunungan. Sungai tersebut membawa endapan-endapan Lumpur yang kemudian mengendap di sekitar teluk Jakarta.

Raja-raja Tarumanagara menurut Naskah Wangsakerta

  1. Jayasingawarman
  2. Dharmayawarman
  3. Purnawarman
  4. Wisnuwarman
  5. Indrawarman
  6. Candrawarman
  7. Suryawarman
  8. Kertawarman
  9. Sudhawarman
  10. Hariwangsawarman
  11. Nagajayawarman
  12. Linggawarman

Hasil Kebudayaan Kerajaan Tarumanegara

Hasil peninggalan kebudayaan dari Kerajaan Tarumanegara berupa arca dan prasasti. Peninggalan kebudayaan berupa tujuh buah prasasti. Prasasti Ciaruteun ditemukan di daerah Ciaruteun, Jawa Barat. Dalam Prasasti Ciaruteun, terdapat bekas pahatan tapak kaki yang menerangkan bahwa sepasang tapak kaki yang dipahatkan tersebut milik Raja Tarumanegara yang digambarkan seperti tapak kaki Dewa Wisnu. Prasasti Kebun Kopi ditemukan di Kampung Muara Hilir, Kecamatan Cibungbulang. Di situ tergambar dua tapak kaki gajah yang diidentikkan dengan gajah Airawata (milik Dewa Wisnu).

Prasasti yang terpenting adalah Prasasti Tugu yang ditemukan di Cilincing, Jakarta. Prasasti itu berisi, antara lain tentang penggalian sebuah saluran air sepanjang 6.112 tombak (11 km) yang diberi nama Gomati. Pekerjan itu dilakukan pada pemerintahan yang ke-22 dan selesai dalam 21 hari. Prasasti itu juga menyebutkan penggalian Sungai Candrabhaga atau Sungai Bekasi sekarang (menurut penafsiran Prof. Dr. Purbacaraka).

Prasasti Peninggalan Kerajaan Tarumanegara

1. Prasasti Ciaruteun / Ciampea
Prasasti ini di temukan di daerah Ciampea, Bogor. Tepatnya di tepi sungai Ciaruteun. Di atas tulisan Prasasti itu ada lukisan laba – laba dan telapak kaki. Tulisannya sendiri berupa puisi/ sajak empat baris bunyinya: “Ini bekas dua kaki, seperti kaki dewa Wisnu. Ialah kaki yang mulia purnawarma, raja di negeri Taruma. Raja yang gagah berani di dunia” .

2. Prasati Jambu / Pasir Kolengkak
Prasasti ini di temukan di bukit pasir Kolengkak. Daerah tersebut termasuk perkebunan jambu terletak 30 Km di sebelah barat Bogor Tulisan dalam Prasasti ini sebagai berikut: “Sri Purnawarman adalah seorang pemimpin yang tiada taranya. Baginda terkenal gagah berani, jujur dan setia menjalankan tugas. Baginda memerintah di Tarumanegara. Baginda memakai Warman, baju Zirah yang tak dapat di tembus senjata musuh. Ini adalah sepasang kaki. baginda selalu berhasil menggempur kota-kota musuh. Baginda hormat kepada para pangeran. Namun baginda sangat di takuti oleh musuh-musuh baginda”.

3. Prasasti Kebon Kopi
Prasasti ini di temukan di kampung Muara Hilir Cibitung Bulang (Bogor) tak banyak yang diungkapkan dalam Prasasti ini hanya berupa sepasang telapak kaki (seperti kaki gajah). Tulisan yang ada hanya menyebutkan bahwa itu telapak kaki gajah penguasa Taruma.

4. Prasasti Pasir Awi
Prasasti ini di temukan di daerah Pasir Awi, Bogor. Pada Prasasti ini juga ada gambar telapak kaki, Prasasti ini di tulis dengan huruf ikal yang belum dapat diartikan.

5. Prasasti Muara Cianten
Prasasti ini di temukan di muara Cianten Bogor, seperti Prasasti lain, Prasasti ini juga terdapat telapak kaki. Sayang tulisannya belum dapat di artikan sebab tulisannya dalam huruf ikal sehingga tidak banyak yang di ketahui tentang isinya.

6. Prasasti Tugu
Di temukan di daerah Cilincing DKI Jakarta atau di tugu. Prasasti ini adalah Prasasti terpanjang dan terpenting dari Tarumanegara. Prasasti itu banyak memuat keterangan kira – kira sebagai berikut: “ Dulu kali Candrabagha di gali Purnawarman, Maharaja yang mulia yang mempunyai lengan kencang dan kuat. Setelah sampai ke istana, kali di alirkan ke laut. Istana kerajaan baginda termashur. Kemudian baginda menitahkan lagi menggali sebuah kali. Kali ini sangat indah dan jernih. Kali ini di sebut kali gomati. Kali ini mengalir melalui kediaman nenekanda Purnawarman. Kali Gomati, (galian itu ) 6.122 tumbak panjangnya pekerjaan ini di mulai pada hari baik, tanggal 8 paro petang bulan phalguna dan di sudahi pada hari tanggal ke 13 paro terang bulan Caitra, jadi hanya 21 saja untuk itu diadakan selamatan yang di laksanakan oleh para Brahmana. Untuk selamatan itu Purnawarman menghadiahkan 1.000 ekor sapi”. Dari keterangan tersebut dapat di simpulkan Purnawarman pernah memerintah penggalian kali Candrabagha lalu kali Gomati.

7. Prasasti lebak / Cidanghiang
Prasasti ini di temukan di kampung lebak, tepi sungai Cidanghiang (Munjul) isinya kira – kira “inilah tanda-tanda keperwiraan yang ulia Purnawarman. Baginda seorang raja Agung dan gagah berani. Baginda adalah raja dunia dan menjadi panji sekalian Raja”.

Pada kumpulan tugas sekolah memang akan diberikan sebanyak mungkin informasi-informasi mengenai berbagai materi pelajaran dan ilmu yang harus dikuasai seperti pada rangkuman pelajaran di atas. Semoga rangkuman tersebut dapat berguna bagi pelajar semua.
Selengkapnya... Rangkuman Materi tentang Kerajaan Tarumanagara