Tuesday, August 7, 2012

Fisika - Rangkaian Sederhana

Fisika - Rangkaian Sederhana

Giliran Mapel Fisika tentang Rangkaian Sederhana yang kita bahas. Topik ini penting karena rangkaian tidak dapat dipisahkan dari komponen listrik di rumah. Pada komponen listrik dinamis terdapat rangkaian sederhana yang terdiri dari rangkaian hambatan seri, paralel dan juga campuran. Selengkapnya silahkan ikuti materi Fisika - Rangkaian Sederhana berikut.

Rangkaian sederhana dapat dikembangkan dengan beberapa sumber tegangan dan beberapa hambatan.
Rangkaian beberapa hambatan dan sumber tegangan ini dapat dibagi beberapa jenis diantaranya seri, pararel
dan campuran. Penjelasan sifat-sifat rangkaian itu dapat dipahami seperti penjelasan berikut.

Rangkaian Hambatan Seri

Rangkaian seri berarti sambungan antara ujung komponen satu dengan pangkal komponen lain secara berurutan. Pada rangkaian hambatan seri, muatan-muatan itu akan mengalir melalui semua hambatannya secara bergantian. Berarti muatan yang melalui R1, R2 dan R3 akan sama dan kuat arusnya secara otomatis harus sama. Karena I sama maka sesuai hukum Ohm dapat diketahui bahwa beda potensial.



Beberapa hambatan yang diseri dapat diganti dengan satu hambatan. Besarnya hambatan itu dapat diturunkan dengan membagi persamaan beda potensial dengan kuat arus (I sama).

Rangkaian Hambatan Paralel

Kalian sudah belajar rangkaian hambatan seri sekarang bagaimana dengan jenis rangkaian kedua, yaitu
rangkaian hambatan paralel? Apa bedanya? Hambatan yang dirangkai paralel berarti ujungnya dihubungkan
menjadi satu dan pangkalnya juga menyatu.
Rangkaian Hambatan Paralel
Aliran muatan dapat diibaratkan dengan aliran air dari tempat tinggi ke tempat yang lebih rendah.
Jika ada percabangan pada suatu titik maka aliran air itu akan terbagi. Besar aliran itu akan disesuaikan dengan hambatan yang ada pada setiap cabang. Yang terpenting pada pembagian itu adalah jumlah air yang terbagi harus sama dengan jumlah bagian-bagiannya. Sifat aliran air ini dapat menjelaskan bahwa kuat arus yang terbagi pada percabangan I harus sama dengan jumlah kuat arus setiap cabang ( I1 + I2 + I3 ). Sesuai hukum Ohm maka kuat arus setiap cabang berbanding terbalik dengan hambatannya.

Sesuai dengan hambatan seri, pada beberapa hambatan yang di rangkai paralel juga dapat diganti dengan
satu hambatan. Hambatan itu dapat di tentukan dari membagi persamaan kuat arus dengan besar potensial
pada kedua massa seperti berikut.

Rangkaian Campuran

Rangkaian campuran menunjukkan gabungan dari rangkaian hambatan seri dan paralel. Sifat-sifat rangkaian
ini adalah gabungan dari keadaan sifat rangkaian tersebut.