Monday, July 14, 2014

Naskah Drama 7 Pemain (Bagian 2)

Jangan bingung ya kalo tiba-tiba naskah drama ini dibaca gak nyambung soalnya postingan ini adalah lanjutan dari "Naskah Drama 7 Pemain Bagian 1" yang telah diposting sebelumnya. Langsung aja deh silahkan dilihat lanjutan naskahnya dibawah ini:


Download
Amanda : Anak SMA? Mereka kan masih anak-anak..

Adrian : Memang..tapi kamu harus lihat dulu kemampuan mereka..

Amanda : Yasudah..terserah kakak sajalah.


Segmen 3
Beberapa hari kemudian setelah Amanda meminta Adrian untuk mencari detektif, datanglah 3 orang remaja ke rumah Amanda dan Adrian. Yang bernama Daniel, Chaca dan Laura . Mereka bermasud ingin mengunkap kebenaran tentang kematian kakek kedua orang kaya itu yang sangat misterius.

Ketiga orang itupun mempunyai watak yang berbeda-beda . yaitu Daniel yang pintar dan cerdas Laura seorang cewek yang pemberani, dan Chaca yang penakut dan berlebihan. Mereka adalah seorang detektif muda yang cukup berbakat.

Mereka pun segera masuk ke rumah orang kaya itu dan kedua orang kaya itupun menyambutnya dengan baik.

Chaca : apakah ini benar kediaman almarhum kakek Widodo ?

Adrian : ya betul, tentu ini kediaman almarhum bapak Widodo

Chaca : Apakah anda yang menyuruh kami kesini, apakah ada yang bisa kami bantu ?

Amanda : saya ingin kalian mengunkapkan kebenaran tentang kematian kakek kami !

Laura : jadi anda ingin kami menyelidiki tentang semua ini ?

Adrian : ya, benar sekali !

Daniel : memangnya anda sangat kehilangan kakek anda?

Adrian : Ya, tentu kami sangat kehilangan dia.

Chaca : tapi kenapa anda ingin menyelidiki tentang kematin kakek anda ?

Amanda : karena saya merasakan ada kejangglan dengan kematian kakek

Daniel : baiklah, kami akan mencoba membantu kalian

Laura : tapi, ngomong-ngomong, Saya mendengar rumor tentang hantu kakek anda yang gentayangan. Benar kah itu?

Amanda : Bohong! Semua itu bohong! Aku tak habis pikir kalian percaya pada hantu

Chaca : maaf, maaf, teman kami ini memang percaya pada hal-hal seperti itu !

Amanda : baiklah, tapi awas klo klian beranggapan seperti itu !

Daniel : ya tentu saja tidak !

Adrian : kapan anda akan menyelidiki semua ini ?

Daniel : Kami akan memulai penyelidikan besok, kalau begitu izin juga kami untuk menginap.

Adrian : Baiklah! Tarjo siapkan kamar untuk mereka!

Tarjo : Baik tuan.

Dan merekapun akhirnya menerima permintaan untuk menyelidiki misteri ini. Dan tinggal beberapa hari di rumah itu.



Segmen 4

Malam harinya di sebuah kamar megah, chaca yang tidur bersama laura ketakutan dengan rumor dirumah tersebut. Tiba-tiba…

Chaca : Saya kebelet, mau kencing! Dimana WC nya ya?

Dan sesuatu muncul dihadapanya..

Bejo : Ada apa de?

Chaca : Wah saya kaget! Saya kira hantu!

Bejo : Hahahaha! Saya terlalu ganteng untuk disebut hantu

Chaca : Tapi bohong, Hahahaha! Pak, dimana WC nya ya?

Bejo : Oh dari sini lurus saja terus, ada pintu putih disebelah kanan.

Chaca : Thank you, pak!

Bejo : Huh thank you?

Dengan wajah aneh, bejo berjalan pelan menuju WC, dan tiba-tiba muncul lagi sesuatu. Saat sesuatu menyentuh pundaknya dan…

Chaca : Apa lagi, Pak bejo ?

Hantu : Groaargg!!

Chaca : Haaaaaaaahhh…(teriak) ada hantu



Segmen 5

Sambil berlari Chaca pingsan sepanjang malam. Sampai pagi harinya…

Laura : Dimana Chaca? (sambil berjalan didekat pintu)

Daniel : Itu dia, sedang terkujur disana!

Mereka menghampiri chaca, mereka menyadarkanya, dan..

Chaca : Saya kemarin malam melihat hantu!

Laura : benarkah? Oh bagus!

Daniel : Bagus..? Seperti apa rupanya?

Chaca : sangat tinggi

Kemudian datanglah Adrian dan Amanda

Amanda : Ada apa ini?

Daniel : chaca melihat hantu semalam katanya

Adrian : Apakah kau tidak apa-apa nak?

Chaca : Saya takut pak, saya mau pulang!

Adrian : sudah ku bilang ini percuma!

Laura : Maaf tuan kami belum menyerah!

Adrian : Terserah!


* BERSAMBUNG *


Buat yang belum lihat bagian 1-nya, silahkan lihat melalui tautan berikut ya "Naskah Drama 7 Pemain Bagian 1". Ga lucu kan kalo tiba-tiba baca cerita dari tengahnya aja, hee e e ..

Naskah Drama 7 Pemain (Bagian 2) Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Mandes Handoko