Wednesday, September 28, 2016

Cerita Sukses Sales Rumah Murah

Siang terik sinar matahari menyengat dikulit. Udara terbawa angin berhawa panas menyentuh kulit tipis yang agak hitam kecokelatan. Suara riuh gaduh mobil motor saling bersautan, tak terkecuali orang parkir yang berteriak mengarahkan mobil sedan.

Terlihat seorang pemuda berbaju abu – abu panjang dengan celana hitam memakai sepatu pantopel hitam, membawa tas gendong yang terlihat agak besar dipunggungnya mengendarai sepeda motor.

Hampir tidak dirasa rasa panas pada siang itu, tidak mampir ke warung untuk sekedar membeli es atau berteduh dibawah pohon rindang untuk mendinginkan badan yang terlalu panas.

Dia tetap saja mengendarai motor yang fokus menuju tujuannya. Sebelumnya teleponnya berdering ada panggilan dari orang yang terlihat penting. Mungkin dia mau menuju rumah orang yang menelponnya tadi. Terlihat wajah semringah dari dirinya, sepertinya dia berharap apa yang seperti dia harapkan.

Dia adalah seorang sales rumah bekas bernama Mukidi. Sesampainya dirumah yang menelponnya tadi mukidi langsung menghentikan motornya dan mengetuk pintu rumahnya.

“Tok tok tok, assalamualaikum?” sambil mengelap wajahnya yang berkeringat. Terdengar dari dalam rumah suara bapak – bapak menjawab “alaikum salam, ia sebentar”. Dibukanya pintu oleh bapak tersebut.

“maaf apakah benar ini rumah pak Joni” kata Mukidi. Sambil menyuruhnya untuk duduk pak Joni menjawab “ia benar, silakan duduk dulu mas”. Kemudian Mukidi duduk dan meletakkan tasnya yang terasa berat di lantai. “Lutfi, tolong ambilkan minum, ini ada tamu” kata pak Joni.

Kemudian keluarlah seseorang wanita seperti bidadari membawa segelas es jeruk, rasanya hilang semua rasa pegal dan panas setelah melihat wanita itu.

“ini minumnya mas, monggo diminum dulu” kata lutfi sambil meletakkan es jeruk dimeja. Dengan menatap wajah Lutfi, mukidi berkata “ia terimakasih”. Dalam hatinya berkata “cantik sekali anak pak Joni ini, coba kalau dia jadi istriku”.

Kemudian Mukidi langsung meminung es jeruk tersebut. Lalu pak Jono berkata “mas sales rumah bekas kan”, sambil meletakkan es jeruknya dimeja Mukidi menjawab “ia pak”.

Setelah terjadi perbincangan – perbincangan yang lumayan lama akhirnya terjadi kesepakatan. Pak Joni jadi membeli rumah yang ditawarkan oleh Mukidi. Dengan semangat Mukidi berjabat tangan dengan pak Joni. Apa yang diharapkan tadi pas berada dijalan akhirnya terwujud juga. 

“Tidak sia – sia aku jauh – jauh ke tempat pak Joni, sudah bertemu dengan anaknya yang cantik, ditambah pak Joni jadi membeli rumah yang aku tawarkan” kata Mukidi setelah berjalan agak jauh dari rumah pak Joni.

Ternyata sudah banyak orang seperti pak Joni yang meminta bantuan Mukidi untuk mencarikan rumah.

Walaupun rumah bekas, tapi rumah yang dijual Mukidi masih bagus, dari segi konstruksi rumah, kayu – kayu yang utuh serta lokasi yang aman. Ini yang membuat orang yang membeli rumah pada mukidi merasa tidak kecewa.

hampir selama sepuluh tahun bekerja menjadi sales rumah bekas. Akhirnya Mukidi berhasil membeli rumah idamannya.”tok tok tok” Mukidi mengetuk pintu rumah pak Joni.

Sekarang bukan lagi pak Joni yang membuka pintu. Tetapi wanita bak bidadari yang bernama Lutfi, “silakan masuk mas” kata Lutfi dengan suara merdu merasuk hati. “bapaknya ada mba” tanya Mukidi. Kemudian Lutfi memanggil bapaknya.

Mukidi menyampaikan maksut tujuanya untuk datang kerumah pak Joni. Maksut tujuan Mukidi datang kerumah pak Joni adalah untuk melamar Lutfi. Akhirnya lamaran Mukidi diterima oleh pak Joni. Dan kemudian Mukidi menikah dengan Lutfi dan hidup bahagia.

---oOo---

Cerita Sukses Sales Rumah Murah Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Irma Handoko