Thursday, September 29, 2016

Cerita Sukses Usaha Modal Dengkul

Panggil saja namanya Roni. Dia adalah termasuk pemuda yang cakap dalam berbicara, antara perkataan yang bohong dan nyata sulit untuk dibedakan. Karena dia menyampaikannya dengan raut muka yang sangat meyakinkan. Sehingga banyak orang yang diajaknya bicara seperti terhipnotis mempercayai semua apa yang dikatakannya.

Melihat kemampuan yang dimilikinya Roni mulai bergelut dalam usaha yang mengandalkan ketrampilan berbicara. Roni bergerak dalam bidang jasa penyambung antara pembeli dan penjual.

Pertama Roni mencoba menghubungkan antara pembeli ikan lele dengan penjual ikan lele. “Ron, kamu ada barang tidak” tanya Joki ditelepon, “ada jok, ini ada ikan lele konsumsi sama ukuran gelasan” jawab Roni.

“Aku butuh yang konsumsi, sekitar dua kwintal, bisa disiapkan besok sore” kata Joki. Lalu Roni menjawab “bisa – bisa, pokoknya semua beres bos”.

“Kira – kira harganya berapa” tanya Joki lagi, “sekitar 17.700 per kilo, barang dijamin bagus bos” jawab Roni. Akhirnya mereka menyepakati transaksi tersebut.

Karena Roni menjadi perantara antara penjual dan pembeli. Dia menghubungi salah satu penjual yang sudah lama bekerja sama dengannya “hallo, Rijal kamu ada ikan lele konsumsi tidak” tanya Roni, “ada Ron, minta berepa kilo” jawab Rijal.

“Dia membutuhkan dua kwintal Jal, besok sore diambil” kata Roni. “ok, barang siap” kata Rijal.

“Harganya masih sama dengan yang kemarenkan” tanya Roni. Lalu Rijal menjawab “ia, tenang saja, kalau ada perubahan harga nanti aku hubungi”. “akhirnya semua beres” kata Roni.

Kring, kring kring bunyi suara handphone Roni, lalu diangkatnya telephone tersebut “hallo assalamualaikum” jawab Roni “waalaikum salam” jawab si penelpon. “mas bisa mencarikan mobil bekas tapi yang masih bagus tidak” kata si penelpon.

Sepertinya saya kenal suara ini kata Roni dalam hati. “ia bisa mba” jawab Roni, “kok manggilnya mba, saya ini Tika teman sma kamu” kata Tika, lalu Roni menjawab dengan nada malu “oalah kamu to tik, ia bisa tik, nanti saya carikan mobilnya, pokoknya sesuai pesanan”.

Kemudian Tika berkata “kalo bisa harganya yang sesuai kantong ya mas”, “ia, sip deh, paling satu atau dua minggu aku kabarin lagi” jawab Roni. Kemudian ditutupnya telepon dari Tika.

Tika adalah teman sekaligus wanita pujaannya Roni. Dulu mereka berteman akrab saat SMA, malah bisa dikatakan lebih dari sekedar teman. Cukup bercerita tentang masa lalu Roni, sekarang kita kembalil lagi ke inti cerita.

Roni sudah menggeluti usaha ini selama dia lulus SMA. Semua pengusaha sudah mengakui kepandaian Roni dalam bernegosiasi. 

Dari pengusaha ikan lele, mobil bekas, motor bekas bahkan sampai orang yang mau menjual rumah pun mengandalkannya kepandaiannya dalam bernegosiasi.

Keuntungan yang didapat memang cukup lumayan. Dalam satu bulan Roni bisa mengantongi uang sebesar sepuluh juta. Tentunya ini usaha yang tidak bisa dianggap remeh. 

Dengan hanya bermodalkan bicara bisa mendapat keuntungan sebesar itu. Tapi hal ini tidak lantas membuatnya sombong, Roni tetap menjadi roni  yang dulu, ramah, suka bergaul dan patuh terhadap orang tua.

Memang setiap orang dibekali dengan kelebihan yang berbeda – beda. Tinggal bagaimana kita menggali kelebihan kita dan menggunakannya dengan tepat. Kita tidak boleh mengeluh dengan kekurangan kita, tapi kita harus mencari apa kelebihan bakat kita.

---oOo---

Cerita Sukses Usaha Modal Dengkul Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Irma Handoko