Monday, September 19, 2016

Bangkitnya Suster Penyet, Cerpen Horor Lucu

Contoh Cerpen Horor Lucu - Di usia yang sudah lanjut ini aku tidak berdaya untuk melakukan pekerjaan apapun. Aku hanya duduk di depan sambil membaca sebuah buku. Dan menikmati sisa kesehatan yang masih aku miliki. 

Sementara itu aku mendengar nyanyian burung yang begitu merdu, aku melihat burung tersebut. Dia terus bernyanyi tanpa malu ketika aku melihatnya. Mungkin dia memang sedang sengaja untuk menghibur. Aku merasa memiliki terhibur dengan suaranya yang begitu merdu. 



Sungguh hidup ini indah bila kita nikmati. Seperti yang saat ini aku rasakan, meski usiaku tidak muda lagi tetapi aku senang dan bahagia dengan hidup ini. itu semua datang karena aku nikmati dan aku syukuri.

Di sisi lain aku teringat istriku yang mati mengenaskan. Dia terlindas sebuah kontainer besar hingga tubuhnya hancur berkeping-keping. Bila ku ingat lagi itu adalah kisah sedih yang paling sedih dalam hidup. Hingga kini aku tidak tahu  apakah kau di sana bahagia atau tidak dengan matimu yang seperti ini.  

Kau dulu adalah suster yang begitu canntik, dengan balutan pakaian putih. Tetapi setelah kejadian itu kecantikanmu hilang, karena wajahmu, tubuhmu, matamu, sudah hancur oleh ban kontener biadap. 

Andai kau masih hidup sekarang pasti kau masih duduk denganku. Sayang kau sudah mati dan kau hanya bisa mengenang kecantikanmu dalam sanubari.

Hari sudah saing kini aku beranjak untuk mandi agar terasa lebih segar. Sementara itu anakku berpamitan denganku karena hendak pergi ke kantor. Dengan begitu rapihnya dia berjalan menuju mobilnya. Aku masuk setelah dia sudah masuk ke dalam mobilnya dan kemudian mandi.

Aku berjalan ke kamar hendak mengambil sebuah handuk. Aku menaki tangga yang begitu tinggi ini satu persatu. Setelah aku berhasil menaiki tangga, aku berhenti sejenak. Aku bertanya-tanya kamarku dimana ya..?, ungkapku dengan begitu kebingungan.

Aku mencoba membuka kamar yang sudah ada di depanku. Aku membukanya dan ternyata ini kamar anakku. Aku lupa ada dimana kamarku mungkin faktor usia juga. Aku terus berkeliling-keliling mencari kamarku di atas tetapi tidak jua ketemu.

Hingga waktu berjalan dan anakku sudah pulang. Dia berjalan menuju ke arahku dan sampailah dia di atas.

“Kamu kok sudah pulang nak, bapak belum juga mandi”, ungkapku.
“Iya dong pak ini kan sudah sore”,ungkap anakku.

Aku kaget aku tidak terasa berkeliling mencari kamarku sampai sore. Aku berkata,”Nak kamar bapak dimana ya, bapak mau ngambil handuk tetapi bapak lupa kamarnya dimana”, ungkapku.

“La bapak dari pagi tah nyari kamar...?”, ungkap anakku.
“Iya”.

“Kamar bapak kan di bawah kenapa nyarinya di sini, di sini sampai besok juga gak ketemu. Untung Ari pulang, kalu gak pulang mungkin bapak gak bisa nemuin kamar”, ungkap anakku.
“Heheh”.

Anakku mengantarku dan masuk ke kamarku. “Nih kamar bapak”, ungkapnya ketika di depan pintu. “Ini benar kamar bapak..?”, ungkapku. “Iya coba aja masuk, Ari mandi dulu ya”, ungkap anakku.

Aku masuk ke kamar tersebut, dan ternyata benar memang ini kamarku, karena ada foto mendiang istriku. Aku duduk sejenak di kamar yang sedikit gelap ini sambil melihat fotonya. Aku teringat kembali dengan kisah-kisah kenangannya bersamanya.

“Mas Anwar...”, suara misterius tiba-tiba datang dari atas genting mirip dengan suara istriku yang sudah mati. “Apa itu kau Anis”, ungkapku kepada suara misterius. “Iya ini aku Anis, aku menderita di sini mas, tolong aku” , ungkap sura misterius tersebut.

“Tapi tidak mungkin kau sudah mati tidak mungkin kau bicara denganmu saat ini”, ungkapku. Tiba-tiba suara misterius tersebut hilang dan tidak terdengar lagi. Aku begitu curiga dengan suara tersebut, apakah benar itu istriku yang sudah meninggal.

---oOo---

Bangkitnya Suster Penyet, Cerpen Horor Lucu Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Duwa Ananda