Friday, March 16, 2012

Roro Kidul

Cerita Nyai Roro Kidul Versi Baru: Bagian dari cerita naratif. Kali ini merupakan posting roro kidul yang merupakan cerita narrative untuk tugas bahasa inggris. Disini saya share dua bahasa sekaligus yaitu inggris dan indonesia. Simak roro kidol dalam cerita naratif berikut.



Download



Nyi Roro Kidul
Pajajaran kingdom lied in West Java from 1333 AD to 1630 AD and it was conquered by the Islamic kingdom of Mataram from Central Java. 


Pajajaran's greatest ruler was Prabu (King) Siliwangi. He had a bride in his harems and a very beautiful daughter was born between he and the bride. The girl was called Dewi Kadita and the beauties of Dewi Kadita and her mother made other harems jealous, and they had a conspiracy against them.

The harems used some kind of black magic to make the bodies of Dewi Kadita and her mother to be filthy and they turn to be so ugly and disgusting. Prabu Siliwangi got angry against the mother and the daughter and forced them to get out of the palace, as they were thought to be bad luck for the kingdom.

They were wandering around the country and one day the mother died. Dewi Kadita was walking in deep sadness, until she reached the Southern Shore (the shore of Indian Ocean). 
She sat above a rock in a stove shape and when she was sleeping, she had a vision that she must have to jump into the water to help herself out of the curse. When she woke up, with no second thought, Dewi Kadita jumped into the sea. She returned to a beautiful lady as she was but then she realized that she was not a human anymore. She turned into a supernatural form of life. Since then, she ruled all creatures in the southern coast of Java Island, and she was known as Nyi Roro Kidul (Javanese of "Lady of South Sea"). To avenge her father, she became the primary bride for Mataram kings , the rival of Pajajaran kingdom. It's believed for centuries, even until now.

The river of Bengawan Solo, which started from the mystical mountain of Merapi in Central Java and leads to Indian Ocean, is said as the tunnel used by Nyi Roro Kidul to access Java.
And she traps males in green costume who are walking on the shore. They are swallowed by the wave and missing or dead but he will become her guard or (maybe) male.

In psychological analysis, Nyi Roro Kidul can be a parallel of the revenge of a female who was once rejected by a male. Once she regains her power and beauty, she takes any man she wants.

Nyi Roro Kidul (Terjemahan)
Kerajaan Pajajaran terhampar di Jawa Barat dari 1333 AD 1630 AD dan tahlukkan oleh Kerajaan Islam Mataram dari Jawa Tengah.

Penguasa Pajajaran terbesar adalah Prabu Siliwangi. Dia memiliki pengantin di dalam Haremnya dan seorang putri sangat cantik yang terlahir diantara dia dan pengantin wanita. Kecantikan Dewi Kadita dan ibunya membuat harem lainnya iri, dan mereka memiliki konspirasi terhadap mereka.

Para Selir menggunakan beberapa jenis sihir hitam untuk membuat tubuh Dewi Kadita dan ibunya menjadi kotor dan mereka berubah menjadi begitu jelek dan menjijikkan. Prabu Siliwangi marah terhadap ibu dan anak perempuannya dan memaksa mereka untuk keluar dari istana, karena mereka dianggap menjadi nasib buruk bagi kerajaan.

Mereka mengembara di seluruh negeri dan pad suatu hari ibunya meninggal. Dewi Kadita sedang berjalan dalam kesedihan mendalam, sampai ia tiba di Pantai Selatan (pantai Samudera Hindia).

Dia duduk di atas sebuah batu dalam bentuk perapian dan ketika dia tidur, dia memiliki penglihatan bahwa ia harus harus melompat ke air untuk membantu dirinya keluar dari kutukan itu. Ketika ia terbangun, tanpa berpikir dua kali, Dewi Kadita melompat ke laut. Dia kembali menjdai wanita cantik seperti dia sebelumnya tetapi kemudian dia menyadari bahwa dia bukan manusia lagi. Dia berubah menjadi bentuk kehidupan supranatural. Sejak itu, dia memerintah semua makhluk di pantai selatan Pulau Jawa, dan ia dikenal sebagai Nyi Roro Kidul (Jawa "Lady of South Sea"). Untuk membalas dendam ayahnya, ia menjadi pengantin utama untuk raja-raja Mataram, yang saingan kerajaan Pajajaran. Diyakini selama berabad-abad, bahkan sampai sekarang.

Sungai Bengawan Solo, yang berasal dari gunung Merapi mistis di Jawa Tengah dan mengarah ke Samudra Hindia, dikatakan sebagai terowongan yang digunakan oleh Nyi Roro Kidul untuk mengakses Jawa. Dan dia menjerat laki-laki dalam kostum hijau yang berjalan di pantai. Mereka ditelan gelombang dan hilang atau mati, tetapi ia akan menjadi penjaganya atau (mungkin) laki-laki.

Dalam analisis psikologis, Nyi Roro Kidul bisa menjadi paralel dari balas dendam seorang wanita yang pernah ditolak oleh laki-laki. Begitu dia mendapatkan kembali kekuatan dan kecantikannya, ia mengambil setiap laki – laki yang diinginkannya.