Sunday, November 1, 2015

Cerpen Cinta Remaja, Kenangan Yang Tak Terlupakan

Cerpen Cinta Remaja, Kenangan Yang Tak Terlupakan - Berikut ini juga merupakan tambahan untuk koleksi cerpen singkat terbaru dari karangan remaja. Cerpen ini seperti terlihat dari judulnya merupakan cerpen yang mengisahkan tentang sebuah pengalaman. Pengalaman tersebut membentuk sebuah kenangan dalam hati dan pikiran yang tak mudah terhapus begitu saja.

Cerpen dengan tema cerpen pengalaman ini berkisah seputar kehidupan remaja sekolah dalam menjalani kegiatan di sekolah. Bahasa yang digunakan dalam cerpen cinta remaja terbaru ini sangat sederhana, susunan kalimatnya pun demikian sehingga mudah dipahami. Dan yang terpenting, Cerpen Cinta Remaja, Kenangan Yang Tak Terlupakan ini ceritanya cukup bagus, menarik dan singkat jadi tidak membosankan. Mau tahu bagaimana kisah selengkapnya?

Kenangan Yang Tak Terlupakan
Oleh Puspaya Riyani

Matahari yang bersinar terang, suara burung-burung yang hinggap di pepohonan , hidup seorang gadis polos dalam keluarga yang sederhana dan berkecukupan. Dia adalah Nita Anggraini yang akrab di panggil Nita. Dia adalah anak yang baik dan penyabar.

Ayah Nita bekerja sebagai petani dan ibu Nita bekerja sebagai pencuci baju. Ketika Nita berumur 12 tahun ayahnya memutuskan untuk pindah ke Jawa karena usaha ayahnya yang sekarang sudah tidak berjalan lancar lagi dan Nita pun ikut bersamanya.

Pagi hari yang cerah ayah membangunkan aku untuk bersiap-siap
"Nita bangun sayang,,, nanti kita terlambat....!”, perintah ayah agar aku cepat bersiap-siap
"iya ayah sebentar lagi”, kataku

Beberapa menit kemudian datanglah sebuah mobil yang akan mengantarkan mereka ke Jawa dan mereka pun bergegas untuk berangkat. 

Sampai di Jawa sekiar pukul 06.15 saat itu suasana angin yang begitu dingin hingga menusuk ke tulang,. aku masih terlelap tidur di dalam mobil, tba-tiba mobil itu berhenti. Sontak aku terkejut dan langsung bangun,
"ada apa pak kok berhenti", tanya ku pada sopir itu.
"maaf dek kita sudah sampai tujuan ”. jawab pak sopir
"terimkasih ya pak", kata ayah.

Kami pun segera turun dari mobil dan langsung menuju kerumah baru kami, walaupun rumah tersebut tidak terlalu besar seperti rumah kami yang dulu, setelah beberapa bulan kemudian, ia sedang duduk di teras rumah,. Dan ia melihat seorang gadis sedang kesusahan membawa belanjaan yang begitu banyak. Ia langsung menghampiri gadis tersebut dan membantunya , mereka pun berkenalan, sampainnya dirumah gadis itu ternyata rumah mereka berdekatan.

Gadis itu bernama Rika Angelina, Rika adalah anak yang sopan dan penyayang. Setelah beberapa tahun tinggal di Jawa, Nita pun sudah mulai masuk di SMP M 32 Jawa barat. Tanpa di duga ternyata Nita dan Rika sekolah di SMP yang sama. Mereka pun bertemu dikelas dan saling menyapa satu sama lain, sudah cukup lama mereka berteman dan semenjak itu mereka menjadi sahabat yang baik.

Hari demi hari mereka lewatkan bersama dengan penuh canda. Bahkan mereka di juluki oleh teman kelasnya dulu bagaikan pribahasa dimana ada asap disitu ada api. Mereka bahkan seperti saudara.

oOo

Di pagi hari yang sejuk..sekitar pukul 06:17 mereka bersiap-siap untuk berangkat sekolah, dengan menggunakan sepedah yang tidak terlalu bagus dan keren untuk menuju kesekolah yang jaraknya agak jauh dari rumah mereka. sesampainya di sekolah - Cerpen Cinta Remaja, Kenangan Yang Tak Terlupakan, mereka di ejek oleh teman-teman sekolahnya dengan perkataan yang kasar karena mereka adalah anak orang yang miskin. Pada suatu ketika mereka hendak pulang tiba-tiba salah satu ban sepedah milik Rika tidak ada, mereka pun mencari di sekitar sekolah, beberepa menit kemuadia Nita melihat ada ban yang di gantung di atas pohon besar yang letaknya tak jauh dari sekolah. Nita pun segera memanggil Rika dan mereka langsung mengambil ban tersebut dari atas pohon, kemudia mereka membawanya ke bengkel.

Bukan hanya itu saja bahkan pernah salah satu sepedah mereka dibuatnya hingga rusak, mereka pun tetap saling membantu sama lain, sampai-sampai mereka pulang sekolah hingga larut malam dan dimarahi oleh orang tuanya. Mereka hanya bisa diam dan sabar, atas perlakuan dan perkataan yang sering mereka dengar dari teman-temannya itu.

Walaupun seperti itu, tetapi mereka tetap bersemangat sekolah dengan sepedah butut yang mereka miliki untuk menuntut ilmu. mereka tidak pernah berputus asa dan merasa malu dengan keadaan mereka, ejekan dan kejailan dari teman-temannya itu justru membuat mereka bertambah semangat karena mereka ingin membuktikan bahwa orang miskin pun bisa sukses dengan usaha dan bekerja keras.

3 bulan kemudian......
Hari ini mereka mulai sering membaca dan berlatih dengan mengisi soal-soal di buku fotocopy LKS yang mereka miliki. Di sekolah mereka sering menghabiskan jam istirahatnya untuk membaca buku di perpustakaan dan mereka menekuni materi pelajaran yang mereka sukai. Beberapa minggu kemudian, niai ujian mereka semakin meningkat dan memuaskan. Mereka pun sering di panggil oleh teman-temannya sebagai anak kutu buku karena mereka tidak pernah tertinggal dengan bawaan buku mereka yang selalu banyak.

Pada suatu ketika mereka mengikuti suatu perlombaan cerdas cermat di beberapa sekolah, setelah mereka mengikuti lomba tersebut, mereka tidak yakin dengan hasil yang akan di umumkan nanti dan tiba-tiba mereka di kejutkan oleh guru di sekolahnya, bahwa mereka mendapat juara 1 dalam perlomban tersebut. Kedua orang tua mereka pun sangat bangga atas prestasi yang di dapatkan oleh anaknya itu.

Kini mereka selalu di undang dalam olimpiade di berbagai tempat karena prestasi yang mereka miliki walaupun dalam bidang pelajaran yang berbeda dan mereka pun mendapat juara 1, tetapi dalam olimpiade provinsi Nita tidak mendapatkan juara 1, ia hanya berhasil mendapatkan juara 2, dan Rika berhasil mendapat juara 1 dan mendapatkan beasiswa di SMA Negeri 1 Jakarta Nita pun tidak maerasa iri dengan yang telah Rika peroleh justru ia sangat bangga dengan Rika sahabatnya itu. Kini mereka telah lulus SMP dan sekarang akan melanjutkan ke SMA, walaupun mereka berbeda sekolah tetapi mereka tetap menjaga komunikasi dengan baik hingga sekarang.

oOo

Kangen, itu yang aku rasakan saat ini setelah hampir 3 tahun lamanya tidak bertemu dengan Rika teman SMP ku dulu. Kini dia telah jauh disana bersama orang tuanya. Banyak kenangan yang ku peroleh selama 3 tahun bersamanya. Diantaranya adalah saat kita belajar bareng, makan bareng di kantin, mengikuti berbagai olimpiade di berbagai tempat, selalu bersama disaat susah maupun senang dan yang tidak terlupakan kita selalu tolong menolong satu sama lain.kami pun sering bercanda, aku pun pernah di kerjain olehnya.

Waktu itu aku sedang mengerjakan tugas yang kebetulan di rumah ku sedang ada banyak orang dan tanpa sengaja Rika maen kerumah, tiba-tiba Rika memanggil ku dan menyuruh ku berbalik kebelakang. Katanya sih bajuku belakangnya kotor. Eh gak tahunya dia palah memasukan pecahan es batu kedalam baju ku. Sontak aku kaget dan kedinginan. Justru orang-orang dirumah yang melihatku tertawa. 

Dan kenangan yang satu ini yang pasti selalu ku ingat hingga sekarang. Yaitu puncak kebersamaan kami ketika tiap mengikuti perlombaan dan olimpiade besar di berbagai tempat, persiapan belajar di mulai dari mencari berbagai sumber pengetahuan dari berbagai macam buku dan komputer/interner.

Cerpen Cinta Remaja, Kenangan Yang Tak Terlupakan

Semalaman kami tak tidur hanya membaca dan berlatih terus demi mendapatkan cita-cita. Kalau lelah dan mengantuk, kadang kami istirahat sebentar dan bikin susu hangat. Bahkan Rika pernah matanya sakit gara-gara kelelahan, Cerpen Cinta Remaja, Kenangan Yang Tak Terlupakan. Aku jadi kasihan dan terharu melihat Rika yang sekarang memakai kacamata karena hampir tiap hari membaca buku dan bersemangat tiap ikut OLIMPIADE. Tapi dari situlah aku menyadari ternyata untuk meraih suatu keberhasilan itu tak mudah.

Butuh kerja keras, semangat yang berlipat ganda, bahkan cucuran keringat dan tetesan air mata. Semoga lebaran tahun depan kita bisa berkumpul bersama setela kita terpisah karena ada rejeki yang lebih baik di tempat lain. Terimakasih Rika sahabatku.

---Tamat---

Cerpen Cinta Remaja, Kenangan Yang Tak Terlupakan Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Duwa Ananda