Saturday, May 11, 2013

Tugas Macam-Macam Mesin Pengganda Dokumen

Pada kesempatan kali ini Kumpulan Tugas Sekolahku ingin memberikan suatu materi yang berkaitan dengan tugas yaitu mengenai mesin pengganda dokumen. Pada materi kali ini akan dibahas mengenai ciri-ciri dan juga cara mengoprasikan mesin pengganda dokumen tersebut.

Mesin Scanner

Mesin scanner adalah teknologi terbaru dari alat pengganda dokumen. Dewasa ini mesin ini sangat banyak dimanfaatkan baik untuk kepentingan kantor maupun untuk kepentingan rumah dan pribadi.

A. Ciri-Ciri
  1. bentuknya pipih dan ramping 
  2. tidak memerlukan terlalu banyak arus listrik 
  3. harus disambungkan dengan perangkat computer 
  4. mampu menggandakan dokumen warna 
  5. kecepatan penggandaan tidak begitu cepat 
B. Cara Mengoperasikan
Berikut saya sampaikan cara menscan object.
Menscan dokumen 
  1. Nyalakan scanner kemudian letakkan dokumen yang dipindai pada lensa 
  2. Set-lah software scanner (program OCR Omni Page Pro). Jalankan Scansoft Omnipage Pro kemudian lakukanlah setting : proses, bahasa, sumber, deskripsi, metode export. 
  3. Klik Start & proses pemindaian berlangsung. 
  4. Bacalah proof dokumen yang sudah dipindai. 
  5. Simpanlah file sesuai dengan format dokumen yang diinginkan. 
Menscan Image
  1. Nyalakan scanner & letakkan gambar di atas lensa. 
  2. Jalankan program Arcsoft Photostudio 2000 (atau program pengolah gambar lainnya). 
  3. Importlah gambar dengan mengklik icon scanner kemudian tekan tombol scan & proses pemindaian berlangsung. 
  4. Editlah hasil pemindaian bila perlu, kemudian tekan tombol clear agar bisa menyimpan. 
  5. Dari menu file pilih save as dan pilihlah tipe format gambar hasil pemindaian 

Mesin Stensil 


a. Ciri-Ciri mesin stensil (manual)
  1. Tenaga pengerakknya menggunakan tenaga manusia. 
  2. Komponen dan cara kerja mesin bersifat mekanis. 
  3. Tinta yang digunakan adalah tinta stensil warna hitam. 
  4. sheet yang digunakan bisa sheet stensil, sheet scanner, atau stensil cutter sebagai sheet master. 
  5. ukuran kertas maksimum adalah kertas folio (8,5 x 13 inci atau 21,5 x 33 cm). 
b. Cara Mengoperasikan Mesin Pengganda ini
  1. Sebelum mengetik pada sit stensil sebaiknya huruf pada tuts dibersihkan terlebih dahulu dengan sikat kawat halus karena sering kotor terkena endapan beas karbon atau tip-eks. 
  2. Sit stensil harus benar-benar rata pada roll mesin tik agar menghasilkan bekas ketikan yang baik di sit stensil. 
  3. Pengetikan pada sit stensil sebaiknya tidak perlu tergesa-gesa. Hal ini dikarenakan kesalahan pengetikan memang dapat dibetulkan dengan koreksi, tetapi akan menghasilkan cetakan yang kurang memuaskan. 
  4. Di dalam menghentak tuts tidak perlu ekstra kuat, tetapi denga normal hentakan saja sudah cukup untuk menghasilkan cetakan yang baik. 
  5. Senantiasa membaca dulu hasil ketikan sebelum kita melepaskannya dari mesin. 
  6. Stensil terdiri atas suatu lapisan bahan dengan pelapis yang kedap tinta. Stensil digores, entah dengan mesin tik (tanpa tinta) atau dengan tulisan tangan atau digambari menggunakan pena khusus. Master dapat pula disiapkan dengan proses pengopian pemindahan-panas atau dengan pemotong stensil elektronik. 
  7. Tinta ditekan menembus goresan pada stensil ke kertas yang melekat rapat. Mesin putar, kemudian dioperasikan, bisa menggunakan tangan atau listrik. 

Mesin Stensil Sheet 


a. Ciri-Ciri
  1. Tenaga penggerakknya menggunakan tenaga manusia (manual) 
  2. Komponen dan cara kerja mesin bersifat mekanis 
  3. Menggunakan master paper 
  4. Kertas biasa dengan lapisan bahan pelicin 
  5. Master Sheet, kertas master dengan transfer carbon 
  6. Master thermal, kertas master dengan perekam menggunakan thermocopier 
  7. Penggandaan menggunakan kertas folio 
  8. Pencetakan menggunakan cairan pelarut alkohol. 
b. Cara Mengoprasikan
Langkah – langkah pemakaian stensil sheet dalam penggandaan naskah, sebagai berikut:
  1. Menyiapkan kertas stensil, diusahakan kertas stensil jangan yang lembab, karena kertas stensil yang lembab akan menghasilakan stensilan yang kurang lancer. 
  2. Bukalah penutup mesin stensil yang terdapat pada bagian depan dan belakang mesin. 
  3. Bersihkan terlebih dahulu semua kotoran tinta yang melekat pada bagian mesin, yaitu pada baki kertas dan baki penadah. 
  4. Pasang sheet stensil pada rol atau gulungan mesin stensil, sehingga sheet akan menempel pada pembungkus rol. 
  5. Putarlah engkol berulang – ulang sampai stensil rata di pernukaan sheet stensil. 
  6. Masukan kertas stensil ke dalam baki kertas, usahakan posisi kertas ada ditengah – tengah dengan cara menggunakan skala yang ada di ujung depan baki kertas. 
  7. Geser kunci pengepres kertas yang ada di kanan kiri baki kertas, sampai kedua – duanya menghimpit. 
  8. Stel kunci setelan pada posisi angka, sesuai yang kita kehendaki (jumlah hasil gandaan yang diminta) dan angka berjalan menunjukkan (00000) bila hasil gandaan yang dikehendaki telah tercapai. 
  9. Tekan kunci ON, apabila kunci ini ditekan, maka rol pendorong ke atas secara otomatis akan turun dan menekan kertas stensil yang ada di dalam baki kertas. 
  10. Siapkan baki penadah dengan mengatur: a) Kunci pengatur lebar, dan b) Kunci pengatur panjang kertas, sesuai dengan ukuran kertas yang dipergunakan. 
  11. Putar engkol sampai selesai. 
  12. Apabila ternyata posisi kertas belum benar sampai dengan posisi yang dikehendaki, pemutaran engkol berhenti. Betulkan posisi kertas, dengan menekan kunci OFF lebih dulu 

Mesin Pengganda Fotocopi

a. Ciri-Ciri
  • Bentuknya mesin besar dan tidak mudah dipindahkan 
  • Kapasitas penggandaan tinggi 
  • Menggunakan arus listrik yang besar 
  • Daya cetak maksimal 
b. Cara Mengoprasikan
Adapun cara pengoperasiannya adalah sebagai berikut:
  1. Hidupkan mesin dengan menekan tombol ON 
  2. Letakkan kertas pada kaca tempat foto copy dengan bagian tepi atas menempel pada garis skala pada posisi yang tepat di tengah 
  3. Dengan menekan tombol pengatur hasil copy. 
  4. Tekan tombol jumlah hasil penggandaan yang dikehendaki 
  5. Tekan tombol cetak (start) 
  6. Jika sudah selesai tekan tombol OFF