Saturday, November 10, 2018

Tari Tradisional Khas dari Daerah Nusa Tenggara Barat dan Timur

Tari tradisional khas dari daerah Nusa Tenggara Barat dan Timur - buat rekan pelajar, kali ini kita akan membahas mengenai seni tari yaitu kumpulan tari Nusa Tenggara yang akan meliputi tari Nusa Tenggara Timur (NTT) dan juga Nusa Tenggara Barat (NTB). 

Tari Tradisional Khas dari Daerah Nusa Tenggara Barat dan Timur

Artikel kumpulan tari ini sengaja dibuat untuk melengkapi pengetahuan kita mengenai tari daerah Indonesia. Mau tahu tari apa saja yang termasuk dalam tari nusa tenggara? simak ulasannya mengenai "kumpulan tari nusa tenggara" berikut.

Seperti kita tahu Nusa Tenggara terbagi menjadi NTT dan NTB, masing-masing daerah ini tentunya memiliki seni tari yang unik yang menjadi ciri daerah masing-masing. 

a) Tarian nusa tenggara barat 
b) 15 tarian daerah ntt 
c) Nama tarian daerah ntt dan asalnya 
d) Tari hopong 
e) Tarian daerah timor 
f) Tari cerana 
g) Tari bidu 
h) Rumah adat nusa tenggara timur

Ada tari gendang beleg, tari lumense, tari lego-lego dan lain-lain. Tarian dari nusa tenggara tersebut tentunya memiliki sejarah, tujuan maupun cerita yang berbeda-beda. Kumpulan tari nusa tenggara dapat dilihat sebagai berikut! 

A. Seni tari daerah dari Nusa Tenggara Timur (NTT)

Yang pertama adalah yang berasal dari NTT. Mungkin sebagian besar rekan-rekan pelajar sudah banyak yang tahu tari apa saja ya? Mungkin, tetapi kita akan membuat sedikit ringkasan untuk nama-nama tarian dari propinsi ini.

Ada banyak, seperti juga dari daerah lain, Nusa Tenggara Timur juga kaya dengan ragam kebudayaan dari seni tari. Gerakan yang indah dan penuh makna, kita bisa menelusuri lebih jauh berbagai tarian ini dilain waktu. 

1) Tari Hopong 
Tari Hopong adalah merupakan salah satu ritual adat yang ada di masyarakat Helong yang bermukim di Pulau Timor dan Pulau Semao Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Upacara Hopong adalah merupakan ritual yang dimaksudkan sebagai ungkapan rasa syukur dan terimakasih kepada Tuhan dan Nenek Moyang. 

2) Tari Kataga 
Tari Kataga adalah tarian khas Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang bernuansa peperangan. Tari Kataga adalah tarian perang dari Kabupaten Sumba Barat, NTT, yang dilakukan oleh sejumlah penari pria dengan mengenakan kostum / pakaian tradisional khas NTT dilengkapi dengan senjata tradisional berupa pedang dan perisai.Tarian Kataga biasanya ditampilkan diberbagai acara adat, penyambutan tamu maupun pertunjukan budaya yang diadakan oleh pemerintah NTT maupun masyarakat. 

3) Tari Cerana 
Tari Cerana merupakan tarian daerah Kupang Nusa Tenggara Timur yang ditampilkan untuk penyambutan tamu.Tari Cerana ditampilkan oleh penari pria dan 6 orang penari wanita dengan menggunakan busana atau pakaian adat daerah NTT serta iringan musik. Gerakan para penari lebih cenderung lembut sebagai simbol kehormatan. 

4) Tari Perang (Tari Caci) 
Tari Perang atau tari Caci merupakan tarian tradisional masyarakat Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Tarian ini menunjukkan sifat-sifat keperkasaan dan kepandaian mempermainkan senjata, seperti cambuk dan perisai. Para penari menggunakan kostum dan properti perlengkapan perang. Mereka dengan ekspresif bergerak menirukan perilaku kala berperang. 

5) Tari Gareng Lameng 
Tarian ini dipertunjukkan pada upacara khitanan yang mengandung maksud ucapan selamat serta mohon berkat kepada Tuhan agar yang dikhitan, sehat lahir-batin, dan sukses dalam hidupnya. 

6) Tari Higimitan 
Sebuah tarian yang menggambarkan rasa saling kasih sayang antara dua insan pria dan wanita. Dalam tarian ini digambarkan seorang wanita yang meminta sirih pinang yang kuning. Sebagai tanda kasih sayang seorang pria, dipanjatlah sirih pinang yang kuning itu, walaupun pohonnya sangat tinggi dan licin. 

7) Tari Kataga 
Tari Kataga merupakan tarian khas Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur yang bernuansa peperangan. Tarian ini merupakan bagian dari upacara ritual, yaitu upacara penyembahan terhadap arwah nenek moyang agar térhindar dari kelaparan dan kemiskinan. Dengan perisai dan senjata lengkap di tangan. para lelaki menari dengan semangat seorang pahlawan perang. 

8) Tari Teorenda 
Tari Teorenda adalah tarian khas masyarakat Pulau Rote, Propinsi Nusa Tenggara Timur, Tari Teorenda disajikan untuk melambangkan keramahan masyarakat Rote. Tarian ini adalah tarian khusus untuk upacara pernikahan ataupun untuk menyambut tamu-tamu terhormat yang datang ke pulau Rote. Tarian ini biasa dilakukan secara berkelompok atau massal. Namun pada umumnya tarian ini dibawakan oleh gadis-gadis pulau Rote dengan jumlah penari biasanya 4 orang ke atas. 

9) Tari Enggalutu 
Ditilik dari kegunaan pementasannya, Tari Enggalutu Sama dengan Tari Teorenda, karena Tari Enggalutu juga merupakan tarian khusus yang di pakai untuk menyambut tamu terhormat, upacara perkawinan dan upacara adat lainnya, hanya saja para penarinya bukan hanya para gadis, namun lebih general dan tidak membatasi jenis kelamin para penarinya. Pementasan Tari Enggalutu diiringi dengan alat musik tradisional seperti gong dan tambur. 

10) Tari Kaka Musuh 
Ada yang menyebutnya Tari Kaka Musu, bila dilihat dari intisari tarian yang bertema perang, sepertinya lebih tepat dengan Kaka Musuh, namun mungkin juga karena pengaruh bahasa setempat, kata musuh diucapkan dengan MUSU. 

11) Tari Kebalai 
Tari Kebalai, yang lebih suka dinamakan “TARI KEBAK” oleh masyarakat tempat dimana tari itu berasal, yaitu Pulau Rote, adalah salah satu tarian yang paling terkenal di pulau Rote. Tari Kebalai menceriatakan atau melambangkan tentang kebersamaan dan solidaritas antar masyarakat Pulau Rote. 

12) Tari Foti 
Tari Foti adalah tarian yang biasanya dibawakan oleh kaum pria, namun tarian ini juga tidak menutup kemungkinan untuk kaum wanita juga, asal si wanita itu mampu mengandalkan kecepatan gerakan kaki. Dalam pementasannya, Tari Foti diiringi dengan ritme musik yang sangat cepat, karena Tari Foti adalah jenis tarian yang mengandalkan gerakan yang sangat cepat. Keseluruhan gerak pada Tari Foti adalah pada pergerakan kaki yang sangat cepat.  

13) Tari Lego Lego 
Tari Lego Lego merupakan tarian tradisional Suku Abui, suku yang mendiami kampung tradisional Takpala, terletak di Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Tarian yang merupakan lambang kekuatan persatuan dan persaudaraan warga Suku Abui ini dilakukan secara massal dengan bergandengan tangan dan bergerkan secara melingkar. 

14) Tari Vera 
Tari Vera Merupakan tarian magis dari Suku Rongga di Kecamatan Kota Komba, Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Tarian Vera mengisahkan kesedihan atau ratapan dari seorang gadis karena saudara kembarnya meninggal. Konon dulu ada sepasang gadis yang terlahir kembar siam dengan posisi badan saling berdempetan.

B. Seni tari daerah dari Nusa Tenggara Barat (NTB)

Kalau yang dari NTB apa saja ya, apakah juga cukup banyak? Sudah pasti banyaklah, kan NTB bukan hanya satu daerah saja. Yuk kita lihat tarian apa saja yang ada dari Nusa Tenggara Barat ini. Nanti bisa dipelajari lebih jauh.

1. Tari Mpaa Lenggogo 
Tari Mpaa Lenggogo merupakan sebuah tarian Dari Nusa Tenggara Barat, yang biasa disajikan untuk menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW. Tarian ini juga sering dipentaskan pada upacara perkawinan atau upacara khitanan keluarga raja. 

2. Tari Batu Nganga 
Tari Batu Nganga merupakan sebuah tari yang berasal dari Nusa tenggara Barat, tari Batu Nganga berlatar belakang cerita rakyat yang mengisahkan tentang kecintaan rakyat terhadap putri raja yang masuk batu dan permohonan mereka agar sang putri dapat keluar dari dalam batu. Berikut ini adalah salah satu gambar Tari Mpaa Lenggogo dan Tari Batu Nganga. Isnpirasi munculnya Tari Batu Nganga adalah dari legenda cerita rakyat, semacam legenda Malin Kundang misalnya. 

3. Tari Gendang beleq 
Tari Gendang Beleq adalah salah satu tarian dari Lombok, dinamakan demikian karena memakai gendang yang sangat besar. Suku yang menjalankan kesenian tradisional ini adalah Suku Sasak. 

4. Tari Oncer 
Oncer, berasal dari kata Ngoncer, yang artinya berenang. Dinamakan Oncer karena gerakan pokok tarian ini diambil dari gerakan ikan sepat yang berenang. Dalam bahasa Sasak disebut pepait ngoncer (artinya ikan sepat berenang). 

5. Tari Rudat 
Tari Rudat adalah sebuah tari tradisional yang masih banyak terdapat di Pulau Lombok. Dibawakan oleh 13 penari yang berdandan mirip prajurit. Berbaju lengan panjang warna kuning, celana sebatas lutut warna biru, berkopiah panjang mirip Aladin warna merah yang dililit kain warna putih atau biasa disebut tarbus. Mereka dipimpin oleh seorang komandan yang mengenakan kopiah mirip mahkota, lengkap dengan pedang di tangan. 

6. Tari Gandrung 
Tari Gandrung merupakan Tarian yang kini berkembang di tiga daerah, yaitu Banyuwangi, Bali, dan Lombok. Meskipun memiliki kemiripan, Tari Gandrung ketiga daerah ini memiliki ciri khas tersendiri yang tidak dimiliki di daerah yang lain. 

Demikian pula dengan yang terjadi pada Tari Gandrung yang ada di Lombok. Meskipun Lombok dan Bali memiliki kemiripan budaya, tetapi Tari Gandrung di Lombok memiliki ciri khas tersendiri yang berbeda dengan Tari Gandrung yang ada di Bali. Inilah ciri khas dari Lombok yang tidak dimiliki di Pulau Bali. 

7. Tari Jangger 
Jangger adalah sebuah tarian di Lombok, terutama di kalangan Suku Sasak. Tari Jangger adalah tarian yang telah berkembang sejak lama. Menurut seorang sejarawan, Jangger telah ada sejak zaman Erlangga di Jawa Timur. 

Pada masa itu Pola tariannya tampak luar biasa, karena tidak mengikuti pola gerak serta iringan gending yang sesuai dengan patokan yang lazim. Pada awalnya tarian ini dilakukan oleh prajurit untuk bergembira dalam suasana kerakyatan keluar dari protokoler kraton.

Cukup banyak juga kalau disatukan ya? Nanti lain waktu kita akan bahas lebih rinci secara terpisah baik tarian yang dari NTB maupun NTT. Dengan begitu kita bisa lebih memahami masing-masing seni tari tersebut.

Untuk sekarang kita selesaikan saja sampai disini. Lain waktu kita tambah lagi penjelasannya ya. Jangan lupa untuk terus belajar dan semakin menghargai kekayaan budaya yang ada di nusantara. Salam semangat belajar!

Tari Tradisional Khas dari Daerah Nusa Tenggara Barat dan Timur Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Mandes Handoko