Wednesday, July 9, 2014

Kegunaan Koloid dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kegunaan koloid dalam kehidupan sehari-hari adalah salah satu yang biasa dipelajari juga di mata pelajaran kimia. Nah, kali ini kita akan berbincang sedikit mengenai salah satu sub pembahasan pelajaran tersebut.

Berbeda dengan pembahasan yang lalu tentang daur karbon, kali ini kita akan berbicara sedikit tentang kegunaan koloid dalam kehidupan. Masih ingat bukan bagaimana pengertian atau definisi kolid tersebut?

Ya, sederhananya koloid adalah campuran dari dua jenis zat yang heterogen atau bisa juga lebih dari dua zat heterogen. Koloid ini juga bisa disebut dengan istilah dispersi koloid. Kita tidak akan membahas lebih jauh mengenai hal tersebut karena kita hanya fokus dalam hal kegunaan saja.

Seperti diketahui, sistem koloid ini banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, seperti di alam (tanah, air, dan udara), industri, kedokteran, sistem hidup, dan pertanian. 

Di industri sendiri, aplikasi koloid untuk produksi cukup luas. Hal ini disebabkan sifat karakteristik koloid yang penting, yaitu dapat digunakan untuk mencampur zat-zat yang tidak dapat saling melarutkan secara homogen dan bersifat stabil untuk produksi skala besar.

Lalu, apa saja contoh aplikasi koloid yang banyak dijumpai dalam kehidupan kita sehari-hari? Itu merupakan pertanyaan yang akan kita jawab bersama. Kegunaan atau penggunaan koloid yang cukup terlihat adalah di bidang industri. 

Contoh aplikasi kimia koloid dalam industri misalnya saja di industri makanan yang berupa keju, mentega, susu atau saus salad. Ternyata, cukup bermanfaat juga bukan? Ya, memang begitu, nah berikut adalah beberapa jenis industri dan contoh aplikasi kegunaan koloid yang ada.
  1. Industri makanan: Keju, mentega, susu, saus salad
  2. Industri kosmetika dan perawatan tubuh: Krim, pasta gigi, sabun
  3. Industri cat: Cat
  4. Industri kebutuhan rumah tangga: Sabun, detergen
  5. Industri pertanian: Pestisida dan insektisida
  6. Industri farmasi: Minyak ikan, penisilin untuk suntikan
Tentu selain di bidang industri seperti yang sudah disebutkan di atas masih ada lagi penggunaan lain yang bisa dijumpai. Beberapa aplikasi/fenomena sistem koloid lainnya yaitu misalnya dalam hal pemutihan gula, pada pengambilan partikel koloid dari gas buang pabrik dan beberapa aplikasi lain.

Pemutihan gula

Gula tebu yang masih berwarna dapat diputihkan. Hal ini dilakukan dengan melarutkan gula ke dalam air, kemudian larutan dialirkan melalui sistem koloid tanah diatomae atau karbon. Partikel-partikel koloid kemudian akan mengadsorbsi zat warna tersebut.

Pengambilan partikel koloid asap dan debu dari gas buangan pabrik
Contoh alat yang menggunakan prinsip elektroforesis adalah pengendap cottrell. Alat ini digunakan untuk memisahkan partikel-partikel koloid seperti asap dan debu yang terkandung dalam gas buangan pabrik. Hal ini bertujuan untuk mengurangi zat-zat polusi udara, di samping dapat digunakan untuk memperoleh kembali debu berharga seperti debu arsenik oksida.


Mekanisme kerja alat ini adalah sebagai berikut. Gas buangan dialirkan melalui ujung-ujung logam yang tajam yang telah diberi tegangan tinggi. Ujung-ujung logam ini akan melepas elektron-elektron dengan kecepatan tinggi yang akan mengionisasi molekul-molekul di udara. 

Partikel-partikel koloid dalam gas buangan akan mengadsorbsi ion-ion ini sehinggan menjadi bermuatan positif. Partikel-partikel koloid selanjutnya akan tertarik ke elektrode dengan muatan berlawanan dan menggumpal.


Makalah Kegunaan Koloid dalam Kehidupan Sehari-Hari



Pentingya kegunaan koloid dalam kehidupan sehari-hari tak juga mengalahkan pentingnya kegunaan Alkana, Alkena dan Alkuna serta Reaksi-Reaksi Senyawa Karbon yang bisa dilihat pembahasannya di blog ini secara terpisah.

Meski sedikit, semoga pembahasan kita kali ini bisa menambah wawasan bagi kita semua. Dengan begitu semoga khususnya rekan pelajar bisa lebih memahami salah satu tema pembahasan pelajaran kimia yang sedang dipelajari. 

Untuk rangkuman dan pembahasan materi lainnya bisa dilihat dari tautan yang sudah disediakan dibagian bawah. Atau khusus untuk ringkasan materi bisa mencarinya di kategori rangkuman. Meski belum terlalu lengkap tapi cukup untuk menambah referensi belajar.

Kegunaan Koloid dalam Kehidupan Sehari-Hari Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Mandes Handoko