Monday, June 6, 2022

KIR Bab III Metodologi Penelitian

Siapa tahu ada yang sedang belajar menyusun karya ilmiah remaja dan membutuhkan contoh untuk dipelajari. Kali ini contoh yang akan kita bahas adalah contoh khusus yaitu bab 3 karya ilmiah remaja yang membahas tentang metodologi penelitian.


Metodologi penelitian ini, dalam sebuah karya ilmiah merupakan bab khusus yang akan membahas mengenai hal - hal yang berkaitan dengan metode yang digunakan dalam penelitian.

Kalau dalam sebuah karya ilmiah seperti ini biasanya akan dicantumkan juga mengenai tempat dan juga waktu dilaksanakannya penelitian.

Jadi, dalam bab tersebut selain harus menguraikan mengenai metode yang digunakan, anda juga harus menguraikan dengan jelas mengenai tempat dan juga waktu yang digunakan dalam melakukan penelitian. Jadi, jangan sampai salah dan lupa untuk mencantumkan hal tersebut.

Berikut ini merupakan contoh untuk bab iii dari sebuah karya ilmiah remaja atau kir. Perlu diingat bahwa ini hanyalah sekedar contoh untuk referensi saja. Silahkan dipelajari dan diambil manfaat dari contoh bab iii ini.

BAB III 
METODOLOGI PENELITIAN 

3.1 Tempat dan Waktu Penelitian 
Penelitian dilakukan di wilayah RT 02 RW 06 Kelurahan Polowijen Kecamatan Blimbing Malang. 
Waktu penelitian: Penelitian diadakan pada tanggal 20 Februari 2011 sampai dengan 17 April 2011 

3.2 Metode yang digunakan 
Dalam penelitian ini digunakan beberapa metode yang ada kaitannya dengan objek yang diteliti antara lain: 

3.2.1 Metode Observasi 
Metode observasi adalah pengamatan yang dilakukan secara sistematis terhadap obyek yang diteliti. Alasan penulis menggunakan metode observasi: 
  1. Untuk mengetahui secara langsung masyarakat RT 02 RW 06 Kelurahan Polowijen Kecamatan Blimbing Malang cenderung membuang kulit pisang setelah makan buahnya. 
  2. Untuk mengetahui secara langsung cara memanfaatakan kulit pisang menjadi selai. 
Instrumen-instrumen yang digunakan penulis dalam metode observasi adalah sebagai berikut: 
  • Kamera: digunakan penulis untuk mendokumentasi obyek secara jelas. 
  • Buku pencatatan dan alat tulis: Digunakan penulis untuk menulis hal-hal penting saat melakukan observasi. 
3.2.2 Metode Wawancara 
Metode wawancara adalah pengamatan yang dilakukan melalui tanya jawab yang dilakukan seseorang dengan narasumber untuk memperoleh data atau informasi, tentang permasalahan yang dibahas. Alasan penulis menggunakan metode wawancara: 
  1. Untuk mengetahui secara langsung dari narasumber penyebab masyarakat RT 02 RW 06 Kelurahan Polowijen Kecamatan Blimbing Malang cenderung membuang kulit pisang setelah makan buahnya. 
  2. Untuk mengetahui secara langsung dari narasumber cara pembuatan selai kulit pisang. 
Instrumen-instrumen yang digunakan penulis dalam metode wawancara adalah sebagai berikut: 
  • Tape recorder: Digunakan penulis untuk merekam pembicaraan penulis dan narasumber selama wawancara. 
  • Buku pencatatan dan alat tulis: digunakan penulis untuk mencatat hal-hal penting saat melakukan wawancara. 
  • Kamera: Digunakan penulis untuk mendokumentasi. 
Adapun pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada narasumber adalah sebagai berikut: 
  1. Menurut anda, di wilayah ini banyakkah orang yang suka makan (mengolah) pisang? 
  2. Setelah memakan (mengolah) pisang, apa yang anda lakukan pada kulitnya? 
  3. Mengapa kulitnya dibuang? 
  4. Tahukah anda manfaat dari kulit pisang? 
  5. Setujukah anda jika diwilayah inidiadakan sosialisasi tentang cara pemanfaatan kulit pisang? 
  6. Tahukah anda cara pembuatan selai kulit pisang? 
  7. Setelah tahu cara pembuatan selai kulit pisang, maukah anda menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari? 
  8. Apakah di wilayah ini sudah membudidayakan selai kulit pisang? 
  9. Dari segi ekonomi, apa manfaat dari pembuatan selai kulit pisang? 
  10. Dari segi sosial, apa manfaat dati pembuatan selai kulit pisang? 
3.2.3 Metode Demonstrasi 
Metode demonstrasi adalah peragaan / petunjukan tentang cara pembuatan sesuatu. Alasan penulis menggunakan metode demonstrasi:

1. Dapat mengetahui secara langsung cara pembuatan selai kulit pisang. 
2. Dapat memperagakan secara langsung cara pembuatan selai kulit pisang. 

Bagaimana, sudah ada gambaran mengenai isi dari bab metodologi penelitian yang harus dibuat? Ya, tapi jangan lupa, di atas hanya sebagai contoh dan juga tidak pasti benar. Jika ada yang salah mohon juga rekan pembaca yang tahu untuk dapat memberikan koreksi.

Contoh Karya Ilmiah Remaja

Semoga dengan pembahasan sederhana ini kita bisa lebih pandai lagi dalam menyusun dan membuat sebuah karya ilmiah remaja. Itu saja, untuk contoh bab lainnya silahkan dilihat saja dibagian akhir pembahasan ini.

KIR Bab III Metodologi Penelitian Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Mandes