Thursday, July 20, 2017

Pengertian Sejarah dan Macam Jenis Tari Dayak

Pengertian Sejarah dan Macam Jenis Tari Dayak - Tari dayak merupakan salah satu kekayaan budaya yang ada di Indonesia. Seperti juga jenis tari tradisional lainnya, tari ini juga memiliki tingkat seni dan keindahan yang sangat menarik.

Foto: Baabun

Pada mata pelajaran kesenian di sekolah, kita juga mempelajari berbagai kesenian tradisional yang ada di nusantara. Dari berbagai macam daerah, selain busana dan juga rumah adat, tarian juga menjadi ciri yang bisa dibanggakan.

Wajar jika pada akhirnya kita perlu mempelajari dan mengenal lebih dekat mengenai kesenian tersebut. Tarian dayak merupakan ragam tarian yang terkenal, tarian dayak ini tidak hanya dikenal pada satu suku saja.

Untuk itu ada baiknya kita mengenal ragam tarian dayak ini agar kita lebih bisa menghargai budaya sendiri. Berikut ini macam-macam tarian dayak yang beragam.

Lalu, apa saja macam dan jenis tari dayak? Ada banyak tari dayak yang ada di Indonesia ini, dibawah ini adalah macam-macam tarian dayak yang dapat kita pelajari bersama.Tari Gantar; Tarian ini menggambarkan gerakan orang menanam padi. 

Tongkat yang dipakai menggambarkan kayu penumbuk padi sedangkan bambu serta biji-bijian didalamnya menggambarkan benih padi dan wadahnya.

Tari Kancet Papatai / Tari Perang; Menceritakan tentang seorang pahlawan Dayak Kenyah berperang melawan musuhnya. 

Tari Kancet Ledo / Tari Gong; Jika Tari Kancet Pepatay menggambarkan kejantanan dan keperkasaan pria Dayak Kenyah, sebaliknya Tari Kancet Ledo menggambarkan kelemahlembutan seorang gadis bagai sebatang padi yang meliuk-liuk lembut ditiup oleh angin.

Tari Kancet Lasan; Menggambarkan kehidupan sehari-hari burung Enggang, burung yang dimuliakan oleh suku Dayak Kenyah karena dianggap sebagai tanda keagungan dan kepahlawanan. 

Tari Leleng; Tarian ini menceritakan seorang gadis bernama Utan Along yang akan dikawinkan secara paksa oleh orangtuanya dengan pemuda yang tak dicintainya. 

Tari Hudoq; Tarian ini dilakukan dengan menggunakan topeng kayu yang menyerupai binatang buas serta menggunakan daun pisang atau daun kelapa sebagai penutup tubuh penari. 

Tari Hudoq Kita'; Tarian dari suku Dayak Kenyah ini pada prinsipnya sama dengan Tari Hudoq dari suku Dayak Bahau dan Modang, yakni untuk upacara menyambut tahun tanam maupun untuk menyampaikan rasa terima kasih pada dewa yang telah memberikan hasil panen yang baik. 

Tari Serumpai; Tarian suku Dayak Benuaq ini dilakukan untuk menolak wabah penyakit dan mengobati orang yang digigit anjing gila. 

Tari Belian Bawo; Upacara Belian Bawo bertujuan untuk menolak penyakit, mengobati orang sakit, membayar nazar dan lain sebagainya.

Tari Kuyang; Sebuah tarian Belian dari suku Dayak Benuaq untuk mengusir hantu-hantu yang menjaga pohon-pohon yang besar dan tinggi agar tidak mengganggu manusia atau orang yang menebang pohon tersebut.

Tari Pecuk Kina; Tarian ini menggambarkan perpindahan suku Dayak Kenyah yang berpindah dari daerah Apo Kayan (Kab. Bulungan) ke daerah Long Segar (Kab. Kutai Barat) yang memakan waktu bertahun-tahun.

Tari Datun; Tarian ini merupakan tarian bersama gadis suku Dayak Kenyah dengan jumlah tak pasti, boleh 10 hingga 20 orang.

Tari Ngerangkau; Tari Ngerangkau adalah tarian adat dalam hal kematian dari suku Dayak Tunjung dan Benuaq. 

Tari Baraga' Bagantar; Awalnya Baraga' Bagantar adalah upacara belian untuk merawat bayi dengan memohon bantuan dari Nayun Gantar. 

Itu tadi macam tari dayak yang ada di Indonesia. Untuk lebih mengenal tari-tari dayak tersebut diatas sebaiknya kita mempelajari berbagai literatur mengenai pembahasan spesifik tentang tarian dayak tersebut. 

Contoh Makalah Seni Tari Dayak
Bagi rekan yang ingin mengetahui lebih tentang tari dayak diatas silahkan membaca materinya di pembahasan lain. Semoga kekayaan budaya Indonesia dapat kita lestarikan dan kita banggakan selalu.

Pengertian Sejarah dan Macam Jenis Tari Dayak Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Mandes Handoko