Tuesday, August 26, 2014

Pengertian Sistem Berkas Dan Akses

Pengertian Sistem Berkas Dan Akses - Menambah bahan belajar kita untuk mata kuliah sistem berkas, kali ini kita akan berbicara mengenai Sistem Berkas Dan Akses khususnya tentang pengertiannya. Diharapkan dengan ringkasan ini kita bisa lebih mudah lagi dalam memahami materi tersebut.

Materi yang akan kita bahas kali ini bukanlah satu-satunya bahan kuliah yang dibahas dalam situs ini namun sudah banyak bahan atau referensi kuliah yang dibahas. Untuk pembahasan kali ini secara garis besar akan terdiri dari hal-hal sebagai berikut:
1. Definisi sistem berkas (pengarsipan)
2. Pengarsipan dan akses
3. Model akses
4. Operasi berkas dan
5. Organisasi file

Jika anda semua ingin mendalami mengenai hal-hal yang disebutkan di atas anda bisa mulai dengan membaca langsung Pengertian Sistem Berkas dan Akses yang akan diberikan berikut. Silahkan dipelajari dengan baik bahan ajar ini.

A. Definisi sistem berkas
Sistem berkas atau Pengarsipan yaitu suatu sistem untuk mengetahui bagaimana cara menyimpan data dari file tertentu dan organisasi file yang digunakan. Sistem akses adalah cara untuk mengambil informasi dari suatu file.

Setelah mengerti dengan apa yang dimaksud dengan sistem berkas, sekarang kita akan coba mengenali berbagai istilah yang berhubungan dengan sistem berkas. Istilah-istilah dasar yang digunakan dalam sistem berkas adalah sebagai berikut:
  1. Data : Representasi dari fakta yang dimodelkan dalam bentuk gambar, kata, angka, huruf dan lain sebagainya.
  2. Elemen data : salah satu nilai tunggal dengan satu petunjuk nama dan deskripsi karakteristik seperti tipe ( Char, nomor, kode ) dan panjang karakter atau digit.
  3. Item Data : Referensi nama dan himpunan karekteristik elemen-elemen data yang menggambarkan suatu attribute, atau tempat menyimpan setiap attribute dari sebuah entitas.
  4. Entitas : ekumpulan Objek yang terbatas / terdefinisikan yang mempunyai karakteristik sama dan bisa di bedakan dari lainnya. Objek dapat berupa barang, orang, tempat atau suatu kejadian. Contoh : entitas mobil, mahasiswa, nilai ujian dll
  5. Attribut : Deskripsi data yang bisa mengidentifikasikan entitas. Seluruh attribute harus cukup untuk menyatakan identitas objek atau dengan kata lain kumpulan attribute dari setiap entitas dapat mengidentifikasikan keunikan suatu individu. Contoh : entitas mobil terdiri dari attribute no polisi, no registrasi, jenis mobil, tahun pembuatan, bahan bakar yang digunakan, dll
  6. Field : Lokasi penyimpanan untuk salah satu elemen data, atau seuatu elemen yang memiliki attribute dan harga dan merupakan unit informasi terkecil yang bisa diakses.
  7. Record : Lokasi penyimpanan yang terbuat dari rangkaian field yang berisi elemen-elemen data yang menggambarkan beberapa entitas.
  8. File : Sekumpulan record dari tipe tunggal yang berisi elemen-elemen data yang menggambarkan himpunan entitas
  9. Akses Data : Satu cara dimana suatu program mengakses secara fisik record-record dalam file penyimpanan.

B. Pengarsipan dan Akses
Pengarsipan dan akses adalah : Cara untuk membentuk suatu arsip / file dan cara pencarian record-recordnya kembali. Sistem berkas dan Akses adalah system pengorganisasian, pengelolaan dan penyimpanan data pada alat penyimpanan eksternal dengan organisasi file tertentu. Pada system berkas dan akses penyimpanan data dilakukan secara fisik.

Teknik yang digunakan untuk menggambarkan dan menyimpan record pada file disebut organisasi file. Secara lebih spesifik pengarsipan dan akses berhubungan dengan :
1. Insert : Menyisipkan data baru atau tambahan ke dalam tumpukan data lama
2. Update : mengubah data lama dengan data baru, perubahan ini bisa sebagian atau keseluruhan
3. Reorganisasi : penyusunan kembali record-record dari suatu file.

Bentuk atau representasi dari data ada 2 yaitu :
  1. Data Logik (Data rancangan), yaitu data yang hanya baru menjadi sebuah rencana data di level konseptual. Misalnya penggambaran data dengan metode E-R, model objek, model semantic, dan lain-lain.
  2. Data Fisik, yaitu data yang sudah jadi, data yang merupakan hasil terakhir dari data logic yang biasanya disimpan dalam media penyimpanan.
Klasifikasi Data dibagi menjadi 3, yaitu :
  1. Data tetap, yaitu data yang tidak mengalami perubahan-perubahan, bersifat tetap dan biasanya dalam melakukan perubahan membutuhkan waktu yang lama.
  2. Data tidak tetap, yaitu data yang mengalami perubahan secara rutin dan sukar untuk diprediksi karena sifatnya yang berubah-ubah.
  3. Data yang bertambah menurut waktu, yaitu kelompok data ini biasanya merupakan gabungan data tetap dan data tidak tetap.

C. Model Akses
Ada 3 model akses yang mungkin oleh sebuah program terhadap file, yaitu 

1. Input File: File yang hanya dapat dibaca dengan program
Contoh:
· Transaction file merupakan input file untuk meng-update program
· Program file dari source code merupakan input file untuk program compiler

2. Output File: File yang hanya dapat ditulis oleh sebuah program / file yang dibuat dengan program.
Contoh
· Report file merupakan output dari program yang meng-update master file
· Program file yang berupa object code merupakan output file dari program compiler

3. Input/Output File: File yang dapat dibaca dari dan ditulis ke selama eksekusi program
Contoh
· Master File
· Work File dengan sort program

Setelah tiga hal tersebut di atas anda bisa melanjutkan rangkuman materi mengenai Pengertian Sistem Berkas Dan Akses ini ke hal nomor empat yaitu mengenai operasi berkas. Penjelasan selengkapnya seperti di bawah ini.

D. Operasi Berkas
Cara memilih organisasi berkas tidak terlepas dari 2 aspek utama yaitu :

1. Model Penggunaannya, ada 2 cara :
a) Batch, yaitu suatu proses yang dilakukan secara kelompok
b) Iteratif, yaitu suatu proses yang dilakukan secara satu persatu yaitu record per record.

2. Model Operasi Berkas, dibagi menjadi :
1. Creation (membuat), ada 2 cara :
a) Membuat struktur berkas lebih dahulu dan menentukan banyaknya record, baru kemudian reecord-record dimuat ke dalam berkas tersebut.
b) Membuat record dengan cara merekam record per record

2. Update, pengubahan isi dari berkas diperlukan untuk menjaga berkas itu tetap up to date. Ada 3 bagian dalam proses update :
1. Penyisipan dan penambahan record
2. Perbaikan record
3. Penghapusan record

3. Retrieval, pengaksesan sebuah berkas untuk tujuan mendapatkan informasi. Menurut ada tidaknya persyaratan retrieval dibagi menjadi 2 yaitu :
a) Comprehensive Retrieval, yaitu proses untuk mendapatkan informasi dari semua record dalam berkas. Contoh : Display All, List Nama
b) Selective Retrieval, yaitu mendapatkan informasi dari record tertentu berdasarkan persyaratan tertentu. Contoh : List for Gaji = 70000

4. Maintenance ( perbaikan )
Perubahan yang dibuat terhadap berkas dengan tujuan memperbaiki program dalam mengakses berkas tersebut. Adadua cara yaitu :
a) Restructuring (Perubahan struktur berkas), misalnya panjang field diubah, penambahan field baru, panjang record diubah, dll. Perubaahan ini semua tidak mempengaruhi operasi berkas.
b) Reorganisasi, perubahan organisasi berkas dari organisasi yang satu menjadi organisasi berkas yang lain. Misalnya :
1. Dari organisasi berkas sequensial menjadi berkas sequensial berideks
2. Dari langsung (direct) menjadi sequensial (berurutan)


E. Organisasi File
Suatu teknik / cara yang digunakan untuk menyatakan / menggambarkan dan menyimpan record-record dalam sebuah file.

Ada 4 teknik dasar organisasi file, yaitu :
1. Sequential File
2. Relatif File
3. Index Sequential File
4. Multi-Key file

Secara umum keempat teknik dasar tersebut berbeda dalam cara pengaksesannya, yaitu :

A. Direct Access: Suatu cara pengaksesan record yang langsung tanpa mengakses seluruh record yang ada.
Contoh: 
o Magnetic disc
o CD 
o Dll

B. Sequential Access: Suatu cara pengaksesan record, yang didahului pengaksesan record-record didepannya
o Magnetic tape
o Punch card
o Dll

Secara umum dapat disimpulkan :
  • Untuk master file dan program file, kita dapat melakukan created, updated, retrieved from dan maintained.
  • Untuk work file, kita dapat melakukan created, updated dan retrieved from tapi tidak dapat kita maintained.
  • Untuk report file umumnya tidak di updated, retrieved from atau maintained.
  • Untuk transaction file, umumnya hanya dapat di create dan digunakan untuk sekali proses.
Pengertian Sistem Berkas Dan Akses

Jika ada yang tidak jelas atau kurang paham anda bisa membaca informasi pendukung yang berkaitan dengan Sistem Berkas Dan Akses yang sebelumnya juga telah diberikan disini. Silahkan dilihat dibagian bawah tulisan ini. Untuk tugas atau materi kuliah lainnya anda bisa mencari di kotak penelusuran di bagian atas.

Itu saja, semoga pembahasan kita mengenai mata kuliah sistem berkas ini bisa berguna bagi semua. Lain waktu kita sambung dengan pembahasan yang berbeda. 

Pengertian Sistem Berkas Dan Akses Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Siti Marwiyah